TKJ
|
Tittle
|
:
|
Mikrotik
|
Issue Date
|
:
|
04 Februari 2017
| |
Prepare by
|
:
|
Siti Octavianah
| |
Teacher
|
:
| ||
SMK AL-BAHRI KOTA BEKASI | |||
MikroTik adalah
perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, yang dibentuk oleh John Trully dan
Arnis Riekstins.
Sejarah Mikrotik
Sejarah Mikrotik
Pada tahun 1996 John
dan Arnis memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan
teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova. Barulah
kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat
satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Prinsip
dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router
yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Hingga kini, MikroTik telah
melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
Linux yang mereka
gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara
bersama-sama dengan bantuan 5 - 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang
menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf
di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas
dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.
Jenis - Jenis Mikrotik
Berikut ini jenis-jenis
dari MikroTik :
Mikrotik RouterOS™
MikroTik RouterOS™ merupakan sistem
operasi yang diperuntukkan sebagai network router. MikroTik
routerOS sendiri adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat
digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,
mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.
Fitur-fitur tersebut diantaranya: Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point
to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak
lagi fitur lainnya. MikroTik routerOS merupakan sistem operasi Linux base yang
diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi
penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application
(WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC
(Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak
memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya
sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks,
routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan sumber daya PC
yang memadai.
Ini adalah versi MikroTik dalam bentuk perangkat lunak yang dapat dipasang pada komputer rumahan (PC) melalui CD. File image MikroTik RouterOS bisa diunduh dari website resmi MikroTik, www.mikrotik.com. Namun, file image ini merupakan versi trial MikroTik yang hanya dapat digunakan dalam waktu 24 jam saja. Untuk dapat menggunakannya secara full time, anda harus membeli lisensi key dengan catatan satu lisensi hanya untuk satu harddisk.
Fitur - Fitur Mikrotik
Berikut fitur dari
MikroTik
Penanganan
Protokol TCP/IP:
1.
Firewall dan NAT
2.
Routing - Static routing
3.
Data Rate Management
4.
Hotspot
5.
Point-to-Point tunneling protocols
6.
Simple tunnels
7.
IPsec
8.
Web proxy
9.
Caching DNS client
10. DHCP
11. Universal
Client
12. VRRP
13. UPnP
14. NTP
15. Monitoring/Accounting
16. SNMP
17. M3P
18. MNDP
19. Tools
20. Aneka
Ragam
Layer
2 konektivitas
1.
Wireless
2.
Bridge
3.
Virtual LAN
4.
Synchronous
5.
Asynchronous
6.
ISDN
7.
SDSL
Level
RouterOS dan Kemampuannya
Mikrotik
RouterOS hadir dalam berbagai level. Tiap level memiliki kemampuannya
masing-masing, mulai dari level 3, hingga level 6. Secara singkat, level 3
digunakan untuk router berinterface ethernet, level 4 untuk wireless
client atau serial interface, level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak
mempunyai limitasi apapun. Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4
(200 pengguna), level 5 (500 pengguna) dan level 6 (tidak terbatas).
Mikrotik
Academy
Dengan
mempertimbangkan banyaknya permintaan Mikrotik bersertifikat, Mikrotik
menawarkan kepada lembaga pendidikan sebuah program yakni MikroTik Academy.
Mereka dapat memanfaatkan mikrotik sebagai sarana belajar mengajar.
a. Jenis lembaga dapat menjadi Mikrotik Academy
b. universitas
c. sekolah teknik
d. perguruan tinggi
e. sekolah kejuruan
f. lembaga lain yang memberi gelar akademis di
berbagai mata pelajaran
persyaratan
a. Motivasi dan sumber daya
b. Ruangan dan semua peralatan yang dibutuhkan untuk
laboratorium
c. Akses internet yang cepat
d. MikroTik Academy Trainer
e. materi pelatihan yang telah disetujui
Manfaat
bagi Siswa
Kesempatan
untuk memperoleh pengetahuan dasar dalam RouterOS dan MTCNA sertifikat selama
studi akademik
Manfaat
bagi Institusi Pendidikan
Kesempatan
untuk menarik lebih banyak siswa dengan menawarkan sertifikasi MikroTik
Bagaimana
menjadi Mikrotik Academy
Hubungi
MikroTik Koordinator terdekat di tempat anda atau mengirim email ke
training@mikrotik.com
Tawaran
dari Mikrotik bagi institusi :
a. Mikrotik Outline Materi
b. Uji sertifikasi • Peralatan ( router RouterBOARD )
c. Dukungan dan informasi
Persyaratan
untuk Academy Trainer
a. Dosen/Instruktur di lembaga pendidikan
b. sertifikat MTCNA (skor minimal 75 % )
c. Sertifikat Level Advance/Engineer ( MTCRE, MTCTCE,
MTCUME, MTCWE ) (skor minimal 75 % )

0 comments:
Post a Comment