TKJ
|
Tittle
|
:
|
Sejarah Linux
|
Issue Date
|
:
|
04 Februari 2017
| |
Prepare by
|
:
|
Siti Octavianah
| |
Teacher
|
:
| ||
SMK AL-BAHRI KOTA BEKASI | |||
A. Sejarah LINUX
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular.
Linux dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux
menggunakan sebuah kernel monolitik,kernel Linux yang
menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan
pengaksesansistem berkas. Device driver telah
terintegrasi ke dalam kernel.
Userland GNU merupakan sebuah bagian
penting dari sistem Linux yang menyediakanshell dan peralatan-peralatan yang
menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel,
peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat
digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.

Sebuah ringkasan sejarah
sistem operasi-sistem operasi bertipe Unix menunjukkan asal usul
Linux. Perhatikan walaupun memiliki konsep dan disain arsitektur yang sama,
Linux tidak memiliki kode sumber yang tidak bebas seperti halnya Unix atauMinix.
Perbedaan utama antara Linux
dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan
komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem
operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik
dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dansumber terbuka berdasarkan
prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang
dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.
Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah
sebuah bentukcopyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.
Sistem Linux berkaitan erat
dengan standar-standar POSIX,[18] SUS,[19] ISO danANSI. Akan tetapi, baru
distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.
Sebuah distribusi Linux,
yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan
untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi
instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux
ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan
perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi
sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran
paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan,
sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak
sistem Linux.
Komunitas
Sebuah sesi baris
perintah menggunakan bash.
Linux dikendalikan oleh
pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan
mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan.Debian merupakan
contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya
seperti yang Red Hat lakukan
dengan Fedora.
B. Pemrograman di Linux
Sebagian besar distribusi
Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk
membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di
dalam GNU toolchain, yang
terdiri atas GNU Compiler
Collection (GCC) dan GNU build system. GCC
menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, danFortran.
Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilatortak bebas (proprietary) untuk
Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan
IBM XL C/C++ Compiler.
Kebanyakan distribusi juga
memiliki dukungan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya.
Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum tetapi tetap mendapat dukungan di
Linux antara lain adalah C# dengan proyek Mono yang
disponsori oleh Novell,
dan Scheme.
Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan
pengembang jalan di Linux termasuk Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM,
serta proyek-proyek sumber terbuka lainnya seperti Kaffe. Dua kerangka kerja utama untuk
pengembangan aplikasi grafis di Linux adalah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini
berbasiskan GTK+ dan Qt. Keduanya mendukung
beragam bahasa pemrograman. Untuk Integrated development environment terdapat Anjuta,Code::Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio, sedangkan
penyunting teks yang telah lama tersedia adalah Vim dan Emacs.
C. Penggunaan Linux
Sebagian besar distribusi Linux didisain untuk penggunaan umum di komputer mejadan peladen, tetapi terdapat distribusi yang
dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada
dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan,
lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu,
dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas.
Linux adalah sistem operasi
yang di-porting secara
luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386,
sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di
perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM,komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hinggasuperkomputer.[25] Terdapat
distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atauIntel 80286,
sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas
sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.
D. Distribusi Linux
Terdapat banyak distribusi
Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup,
atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program
aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang
keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Contoh-contoh distribusi
Linux :
- Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu,Edubuntu, GoBuntu, Gnewsense, ubuntuCE
- OpenSUSE
- Fedora
- BackTrack
- Mandriva
- Slackware
- Debian
- PCLinuxOS
- Knoppix
- Xandros
- Sabayon
- CentOS
- Red Hat
- ClearOS
- Chrome OS
- Gentoo Linux
E. Aplikasi sistem operasi Linux
Pengguna Linux, yang pada
umumnya memasang dan melakukan sendiri konfigurasi terhadap sistem, lebih
cenderung mengerti teknologi dibanding pengguna Microsoft Windows atau Mac OS.
Mereka sering disebut hacker atau geek.
Linux merupakan asas kepada kombinasi program-server LAMP, kependekan dari
Linux, Apache, MySQL, Perl/PHP/Python. LAMP telah mencapai popularitas yang
luas di kalangan pengembang Web.
Instalasi
Linux yang dapat dijalankan
(boot) secara langsung dari cakram optik (CD) tanpa perlu
diinstalasi ke cakram keras (hard disk); hal ini dikenal dengan istilah Live CD.
Contoh distribusi dalam bentuk Live CD adalah Knoppix/Gnoppix,
Kubuntu/Ubuntudan
Gentoo. Saat ini hampir semua distribusi Linux menyediakan versi Live CD untuk
produknya. ISO image untuk cakram optik untuk distribusi Linux
tersebut biasanya dapat diunduh dari Internet,
dibakar ke CD, dan selanjutnya dapat digunakan sebagai CD yang siap untuk
proses boot. Instalasi Linux juga merupakan instalasi berupa suite,
yaitu dimana penginstalasian tersebut secara otomatis menginstalasi program-program
standar, seperti pemutar MP3, Office Suite, dan pengolah
gambar.
0 comments:
Post a Comment