Teknik Komputer & Jaringan

Monday, February 6, 2017

Apa Itu TKJ ?


TKJ Teknik Komputer Jaringan - Oke Artikel sebelumnya, sisiti21.tk telah jelaskan tentang  lingkup kerjanya. Namun tidak ada salahnya untuk dibahas lagi.TKJ atau Teknik Komputer Jaringan merupakan jurusan yang cukup populer di dunia Pendidikan Menengah atau SMK. Umumnya, TKJ jurusan yang berhubungan dengan komputer atau PC.

Pengertian Jurusan TKJ SMK
TKJ berbeda dengan jurusan RPL.(Baca : Perbedaan TKJ dengan RPL). Jurusan TKJ adalah jurusan yang mempelajari tentang merakit komputer dan laptop, belajar sistem operasi, pengenalan dan praktik jaringan dasar, pemrograman web, belajar tentang sistem operasi jaringan dan mengadministrasi komputer server.

Materi-materi Jurusan TKJ
TKJ tidak lepas dengan pelajaran merakit komputer. Dalam merakit komputer diperlukan ilmu dan tidak boleh asal-asalan. Jurusan TKJ membahas tentag komponen penyusun komputer, bagaimana merakit komputer yang baik dan benar, melakukan konfigurasi komponen komputer serta yang terakhir pengujian hasil perakitan.

Setelah dirakit, Jurusan TKJ belajar tentang Sistem Operasi. Setelah siswa merakit, selanjutnya adalah melakukan instalasi Sistem Operasi. Belajar Sistem operasi mencakup perkembangan sistem Operasi, Arsitekturnya, Partisi Hardis, Instalasi Sistem Operasi, sampai dengan memanajemen sistem operasi sehingga dapat digunakan oleh user.

Selain membahas tentang komputer, Jurusan TKJ juga membahas tentang Jaringan. Berhasil merakit serta melakukan instalasi sistem operasi, siswa diajarkan tentang membuat jaringan. Siswa belajar tentang macam-macam jaringan komputer, memahami referensi OSI, membuat jaringan dengan macam-macam topologi, belajar TCP, setting IP Addrress, membangun jaringan lokal, dan membangun jaringan server.

Jurusan TKJ juga belajar tentang pemrograman website. Pemrograman website membahas tentang bagaimana website dibuat, membuat tabel, membuat link, belajar HTML, belajar CSS, belajar PHP dan belajar MySQL.

Lebih dalam lagi Jurusan TKJ membahas tentang sistem operasi jaringan, yang dimulai dari menyusun kebutuhan server, merakit server, melakukan instalasi sistem operasi jaringan untuk server, mengadministrasi jaringan server, melakukan backup dan restore server, hal-hal yang berkaitan dengan manajemen, troubleshooting server,dan membuat service-service jaringan seperti DNS server, DHCP server dll.

Itulah beberapa hal yang akan dipelajari dalam Jurusan TKJ.  Semoga memberikan pencerahan, bagi siswa yang berminat mendalami dunia Komputer dan Jaringan.

Peluang Jurusan TKJ

Semua peluang dapat diciptakan oleh lulusan jurusan TKJ. Blogtkj.com telah sebutkan lebih dari 50 peluang yang dapatditangkap oleh lulusan TKJ. Dunia sekarang mana ada yang tidak membutuhkan kompetensi seorang lulusan TKJ. Jika memang kompeten di jurusan TKJ, lulusan tidak akan kesusahan mencari peluang kerja, wirausaha maupun melanjutkan sekolah.


Share:

50 Peluang Yang Dapat Ditangkap Oleh Lulusan TKJ



Apa itu jurusan Teknik Komputer Jaringan ? - Teknik Komputer Jaringan salah satu jurusan yang paling populer akhir-akhir ini. Teknik Komputer Jaringan salah satu Bidang Keahlian dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan program studi Teknik Komputer dan Informatika kompetensi keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan. Teknik Komputer Jaringan sering disebut TKJ adalah jurusan yang mempelajari tentang cara-cara merakit komputer dan menginstalasi program komputer.Kejurusan ini hanya ada di STM/SMK.

Teknik Komputer Jaringan adalah campuran dari ilmu Teknik Elektro dan Ilmu Komputer yang mempelajari segala sesuatu tentang komputer baik hardware dan software dengan penekanan pada arsitektur fungsional dan kinerja sistem komputer. Teknik Komputer Jaringan memberi tekanan khusus terhadap sistem komputer dalam kaitan peningkatan kinerja sistem yang tentu saja terkait dengan perancangan sistem komputer yang mencangkup juga aspek ekonomi sistem beserta evaluasi kinerja sistem dalam komputer.


Lingkup Pekerjaan Teknik Komputer Jaringan, saya kutip dari wikipedia :
1.      Penyedia jasa layanan internet
2.      Mengidentifikasi kebutuhan keamanan jaringan
3.      Mendesain sistem keamanan jaringan
4.      Menginstalasi sistem keamanan jaringan
5.      Menginstalasi dan administrasi server otentikasi
6.      Mengoperasikan sistem keamanan jaringan
7.      Monitoring keamanan jaringan
8.      Jaringan nirkabel
9.      Merancang dan melakukan survey lapangan
10.  Membuat antenna
11.  Menginstalasi jaringan nirkabel
12.  Mengkonfigurasi peralatan
13.  Mengoperasikan jaringan nirkabel
14.  Administrator server
15.  Mengatur server
16.  Mengatur band width
17.  File sharing
18.  Memantau server
19.  Mengatur lalu lintas jaringan
20.  Integrator komputer
21.  Merakit komputer
22.  Memperbaiki komputer
23.  Menginstalasi sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) dan text-based user interface (TUI)
24.  Integrator VOIP
25.  Indentifikasi kebutuhan
26.  Merancang jaringan VOIP
27.  Instalasi softswitch
28.  Administrator Linux
29.  Melakukan instalasi sistem operasi Linux
30.  Melakukan perawatan sistem operasi Linux
31.  Melakukan virtualisasi
32.  Integrator dan administrator jaringan
33.  Merancang bangun dan menganalisa Wide Area Network
34.  Memasang jaringan lokal
35.  Melakukan instalasi perangkat jaringan area luas (Wide Area Network)
36.  Menginstalasi sistem operasi jaringan
37.  Menganalisa dan memperbaiki kerusakan, kesalahan, atau kondisi tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan
38.  Merancang basis data web untuk content server
39.  Instalasi web server
40.  Instalasi basis data server
41.  Instalasi server jaringan
42.  Instalasi sistem manajemen konten
43.  Instalasi dan integrasi perangkat lunak kolaborasi
44.  Administrator web
45.  Konfigurasi web
46.  Perawatan web
47.  Memantau jaringan
48.  Mengatur lalu lintas jaringan
49.  Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan area luas (Wide Area Network)
50.  Melakukan perbaikan dan/atau mengatur ulang koneksi jaringan area luas (Wide Area Network)
51.  Memantau keamanan jaringan
52.  Melakukan perbaikan dan/atau mengatur ulang koneksi jaringan

Prospek lulusan Teknik Komputer Jaringan sangat banyak sekali digunakan didunia pekerjaan. Hampir semua lapangan pekerjaan saat ini membutuhkan ahli komputer seperti PT Metrodata, Kaskus, Blibi, dll

Jadi kenapa anda tidak masuk SMK dan Mengambil TKJ ?

Share:

Perbedaan TKJ Dengan RPL




Masih banyak perdebatan tentang perbedaan Teknik Komputer Jaringan TKJ dengan Rekayasa Perangkat Lunak RPL. Ada juga yang pertanyaan yang muncul , seperti lebih sulit mana sih antara TKJ dan RPL ? atau lebih bagus TKJ atau RPL sebenarnya ? Dalam hal ini perlu dibahas satu per satu antar TKJ dan RPL.

Diawali dari pengertian tiap-tiap jurusan. Teknik Komputer Jaringan merupakan salah satu jurusan yang berhubungan dengan bagiamana merakit komputer, melakukan instal komputer, melakukan troubleshooting pada komputer, membangun jaringan komputer serta melakukan troubleshooting tentang masalah-masalah yang terjadi pada jaringan tersebut dan melakukan konfigurasi server.

Jurusan teknik komputer jaringan memberikan pengetahuan baik secara teori atau praktik tentang bagaimana merakit komputer dengan baik dan benar. Melakukan perakitan komputer dari 0 hingga dapat digunakan secara normal.

Jurusan Teknik Komputer Jaringan juga mempelajari bagaimana melakukan instalasi komputer dengan Sistem Operasi. Baik sistem operasi Windows maupun Linux.

Selain itu Teknik Komputer Jaringan yang sering disingkat TKJ diajari tentang troubleshooting permasalahan-permasalahan yang terjadi pada komputer. Segala permasalahan yang ada pada komputer dapat dipecahkan dengan ilmu yang didapat di jurusan TKJ.

Ditambah lagi jurusan TKJ juga mengajarkan siswanya untuk membangun jaringan komputer. Jaringan komputer dibangun menggunakan kabel maupun dengan gelombang radio.

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak atau yang sering disingkat RPL atau bahasa inggrisnya Software Engineering. Secara garis besar jurusan RPL berbicara tentang bagaimana membuat program komputer,  manajemen proyek, dasar-dasar bahasa pemrograman, membuat program aplikasi menggunakn Visual Basic, belajar Basis Data dan membuat Web Dinamis.

Tujuan utama dari RPL tidak lain adalah membuat program aplikasi yang berguna dan tentunya murah. Didalam RPL kita diajarkan bagaimanan membuat program aplikasi yang syarat manfaat serta dapat menghasilkan uang.

Jurusan RPL juga belajar tentang bahasa pemrograman seperti java, Visual Basic dan C plus plus. RPL juga belajar tentang Basis Data seperti MySQL.

Nah, setelah mengetahui perbedaan dari TKJ dan RPL, tinggal menentukan keinginan. Di dua jurusan tersebut sama-sama membahas tentang komputer namun berbeda tujuan.Semoga tidak salah memilih.
Share:

Cara Mengecek 32 Bit Atau 64 Bit Diubuntu

Nah saya pernah menulis artikel Cara Mengecek Windows 32 Bit atau 64 Bit kali ini saya coba berbagi bagaimana Cara Mengecek 32 bit atau 64 bit di Ubuntu. Langsung aja yuk ga pake lama  :
  1. Buka terminal anda.
  2. Kemudian ketikkan perintah dibawah ini  :
Uname -a
  1. Jika Menggunakan Ubuntu 32 bit maka output nya i686 GNU/Linux.
  2. Jika menggunakan Ubuntu 64 bit maka output nya  x86 64 GNU/Linux.

 Selesai deh Cara Mengecek 32 Bit Atau 64 Bit Diubutu Semoga bermanfaat yah. Terima Kasih.
Share:

Cara Mengecek Windows 32 Bit atau 64 Bit

Artikel kali ini saya akan membahas Cara Mengecek Windows 32 Bit atau 64 Bit. Langsung aja yuk begini Cara Mengecek Windows 32 Bit atau 64 Bit  :
  1. Buka Run (Tekan Tombol Windows + R) kemudian ketikkan msinfo32.exe dan tekan  enter.


  1. Setelah itu akan muncul jendela System Information. Pada System Summary lihat System Typenya. Terlihat pada gamabar berikut :


  1. Bila pada system type bertuliskan X86-based PC maka itu adalah 32 bit, jika pada system type bertuliskan X64-based PC maka itu adalah 64 bit.
Selesai deh Cara Mengecek Windows 32 Bit atau 64 Bit Semoga bermanfaat. Terima Kasih.


Share:

Pengertian Dan Fungsi DNS Server




Pengertian dan Fungsi DNS Server 

Nama merupakan salah satu solusi yang diterapkan dalam jaringan untuk user supaya dapat mengenali dan mengingat keberadan suatu komputer server dalam jaringan. Domain Name Service (DNS) merupakan sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengelola penamaan suatu komputer, layanan ataupun sumber daya di jaringan yang disusun secara hirarki dan terdistribusi. Secara praktis, DNS digunakan untuk mengaitkan antara alamat IP suatu server dengan nama domain dalam format FQDN (Fully Qualified Domain Name).
FQDN disini merupakan nama domain lengkap untuk suatu komputer dalam jaringan, mulai dari nama host untuk komputer itu, organisasi/perusahaan tempat komputer itu berada, hingga Top-Level Domain (TLD). DNS juga merupakan sebuah aplikasi servis yang biasa digunakan di jaringan internet untuk menerjemahkan sebuah domain ke ip address.
Penamaan secara hirarki ini digunakan untuk menunjukkan tingkatan antara sumber daya tersebut. Ada yang digunakan untuk menyatakan komputer perorangan, organisasi ataupun top-level domain. Misalnya, dari domain tekno.kompas.com dapat diketahui bahwa komputer host-nya adalah domain tekno, kompas merupakan domain untuk menunjukkan organisasi/perusahaannya sedangkan com sebagai TLD.
a. Apa itu TLD ??
TLD merupakan turunan pertama dari root domain, yang digunakan untuk menunjukkan letak geografis, jenis organisasi, ataupun fungsinya. Contohnya :
.id adalah TLD yang digunakan untuk menunjukkan bahwa FQDN komputer yang mengandung domain tersebut berada di Indonesia sedangkan
.edu adalah TLD untuk menunjukkan sebuah komputer yang menyediakan informasi terkait dengan pendidikan (education).
Melalui penamaan ini memungkinkan kita untuk mengetahui alamat IP dari suatu domain. Demikian juga sebaliknya, apabila ingin mengetahui apakah suatu alamat IP memiliki nama dapat juga dicek melalui server ini. Proses mencari IP dari nama domain ini dikenal dengan istilah forward domain, untuk proses sebaliknya disebut juga dengan nama reverse domain.
Komputer server yang menjalankan layanan ini dikenal dengan nama server DNS atau name server. Misalnya, nama domain www.google.com dikaitkan dengan alamat IP 117.102.117.241. Dari kaitan ini, maka dengan mengakses nama domain www.google.com oleh server DNS akan dihubungkan ke server google dengan alamat IP-nya.
b. Apa itu BIND ??
BIND (Berkeley Internet Naming Daemon) merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh server-server UNIX/Linux. Saat ini aplikasi BIND telah sampai pada versi 10. Saat ini BIND telah dialihkan pengembangannya ke Internet Systems Consortium (ISC).
c. File HOSTS
Sebelum ada server DNS sebuah komputer untuk dapat terhubung ke komputer lain melalui nama adalah dengan menggunakan file HOSTS. Dimana melalui file ini sebuah nama dapat diberikan ke suatu komputer di jaringan. Secara prinsip baik server DNS maupun file HOSTS memiliki fungsi yang sama. Namun, bedanya File HOSTS tersimpan dan hanya berlaku bagi komputer yang menggunakan file tersebut. Penamaan yang telah dibuat tidak berlaku bagi komputer lainnya. Sedangkan dengan server DNS setiap komputer yang dalam jaringan tersebut dapat menggunakan server DNS tersebut untuk menterjemahkan nama domain menjadi ip address-nya.
Dalam penerapannya sebuah sistem komputer sebelum menghubungi name server akan membaca file HOSTS ini terlebih dahulu. Apabila ada entri pemetaan nama domain yang dicari di file ini, maka alamat ip-nya yang akan digunakan.
Apa itu Whois ??
WHOIS adalah layanan di jaringan internet yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi detil tentang suatu domain. Setiap domain yang ada biasanya didaftarkan pada lebih dari satu server DNS, yang pertama sebagai serverprimer,yang kedua sebagai backup.
1. Cara Kerja Server DNS
Server DNS dalam implementasinya memerlukan program client yang dapat menghubungkan setiap komputer user dengan server DNS. Program ini dikenal dengan nama resolver. Resolver ini digunakan oleh program aplikasi yang terinstall di komputer user, seperti web browser dan mail client. Berikut ini merupakan gambaran proses yang dilalui untuk memperoleh alamat host dari nama domain www.microsoft.com.
2. Pengertian Fungsi dan Cara Kerja DNS Server
Mencari alamat host pada file HOSTS, bila ada berikan alamatnya dan proses selesai.
Mencari pada data cache yang dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya, bila ada simpan dalam data cache, berikan hasilnya dan selesai.
Mencari pada alamat Server DNS pertama yang telah ditentukan oleh user.
Server DNS yang ditunjuk akan mencari nama domain pada cache-nya.
Apabila tidak ketemu, pencarian dilakukan dengan melihat file database domain (zones) yang dimiliki oleh server.
Apabila tidak menemukan, server ini akan menghubungi Server DNS lain yang sudah dikaitkan dengan server ini. Jika ketemu simpan dalam cache dan berikan hasilnya.
Apabila pada Server DNS pertama tidak ditemukan pencarian dilanjutkan pada Server DNS kedua dan seterusnya dengan proses yang sama seperti diatas.
Pencarian domain dari client ke sejumlah Server DNS ini dikenal sebagai proses pencarian iteratif, sedangkan proses pencarian domain antar server DNS dikenal dengan nama pencarian rekursif.
Demikianlah artikel tentang Pengertian Dan Fungsi DNS Server , semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru sisiti21.tk
Share:

Cara Tercepat Membuat Kabel Straight dan Crossover

Kabel jaringan Ethernet ini terbuat dari 4 pasangan kabel performa tinggi yang terdiri konduktor twisted pair yang digunakan untuk transmisi data. Kedua ujung kabel disebut Konektor RJ45.



Cara Tercepat Membuat Kabel Straight dan Crossover

Kabel dapat dikategorikan sebagai Cat 5, Cat 5e, Cat 6 UTP kabel. Cat 5 kabel UTP dapat mendukung jaringan Ethernet 10/100 Mbps, sedangkan Cat 5e dan Cat 6 kabel UTP dapat mendukung jaringan Ethernet berjalan pada 10/100/1000 Mbps. Anda mungkin mendengar tentang kabel UTP Cat 3, itu tidak populer lagi karena hanya dapat mendukung jaringan Ethernet 10 Mbps.
Kabel Stright dan Crossover bisa CAT3, Cat 5, Cat 5e atau Cat 6 UTP kabel, satu-satunya perbedaan adalah setiap jenis kawat akan memiliki pengaturan yang berbeda dalam kabel untuk melayani tujuan yang berbeda.
Mari kita mulai dengan sederhana pin-out diagram dari dua jenis kabel Ethernet UTP dan melihat bagaimana sambungan tersebut dapat membuat Worm dapat masuk ke jaringan.
Perhatikan bahwa TX (transmitter) yang terhubung ke pin yang sesuai (penerima) pin RX, plus ke plus dan minus ke minus. Dan bahwa Anda harus menggunakan kabel crossover dapat terhubung unit dengan antarmuka yang identik. Jika Anda menggunakan kabel Stright, salah satu dari dua unit harus menggunakan fungsi sambungan Cross.
Untuk membuat kabel UTP kita harus mempunyai alat-alat sebagai berikut :
  1. Tank Crimping
  2. Kabel UTP
  3. Konektor RJ-45
  4. Cable Tester
Sobat sudah tau kan fungsi dari alat-alat tersebut ,kalau belum tau nih saya akan jelaskan sedikit dari alat-alat tersebut :
  1. Tank Crimping untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung konektor.
  2. Kabel UTP untuk saling menyalurkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP ini di dalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.
  3. Konektor RJ-45 yaitu peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.
  4. Cable Tester untuk menguji hasil krimpingan kita,tapi kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil krimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis

1. Kabel Straight
Kabel straight ini berfungsi sebagai penghubung antara 2 device yang berbeda. Anda biasanya menggunakan kabel lurus dapat terhubung berbagai jenis perangkat. Jenis kabel akan digunakan sebagian besar waktu dan dapat digunakan untuk :
  1. Hubungkan komputer ke switch / hub ‘s normal port.
  2. Sambungkan komputer ke kabel / port LAN modem DSL‘s.
  3. Hubungkan port WAN router ke kabel / port LAN modem DSL’s.
  4. Menghubungkan port LAN router ke switch / hub ‘s uplink port. (Biasanya digunakan untuk memperluas jaringan)
  5. Koneksi dua switch / hub dengan salah satu switch / hub menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa.
Jika anda ingin membuat sambungan kabel Stright kelihatannya lebih mudah untuk memasangnya, karena Kedua sisi ujung kabel (sisi A dan B) kabel memiliki pengaturan kawat dengan warna yang sama. Seperti tabel dan gambar dibawah ini.
2. Kabel Cross
Kadang-kadang Anda akan menggunakan kabel crossover, biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat jenis yang sama. Sebuah kabel crossover dapat digunakan untuk:
  • Hubungkan 2 komputer secara langsung Seperti Modem ADSL ke Router.
  • Sambungkan port LAN router ke sebuah switch / hub ‘s normal port. (Biasanya digunakan untuk memperluas jaringan)
  • Hubungkan 2 switch / hub dengan menggunakan port normal di kedua switch / hub.
  • Hubungan antara 2 komputer tanpa menggunakan Hub (Hanya dari Ethernet PC 1 ke Ethernet PC2), untuk menghubungkan 2 komputer tanpa hub, tidak bisa menggunakan sambungan Stright
  • Untuk membuat kabel crossover anda dapat melakukan dengan cara, kedua sisi Ujung (sisi A dan sisi B) kabel memiliki pengaturan kawat dengan mengikuti warna yang berbeda. Lihat Tabel dan gambar cara sambungan ke dua ujung kabel.
Dalam pembuatan kabel crossover Anda dapat menggunakan Crimper ini untuk melakukannya. dan jika Anda masih tidak yakin jenis kabel yang akan digunakan coba lihat urutan kabel pada jaringan yang sudah bekerja.
Untuk membuat kabel lan, anda harus memiliki tang Crimping, agar kabel dapat di press pada konektor Lan
Hati-hati memasang kabel pada konektor Lan, karena bila anda sudah mengepres konektor dengan Tang Crimping, maka bila ada kesalahan sambungan, konektor Lan sudah tidak dapat digunakan lagi.
Demikianlah artikel tentang Cara Tercepat Membuat Kabel Straight dan Crossover, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x, dan sampai jumpa kembali pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di it-artikel.com


Share:
Copyright © SITI OCTAVIANAH | Powered by Blogger
Design by Siti Octavianah | Blogger Theme by sisiti.tk

About | Contact Us | Privacy Policy